Selasa, 20 September 2011

Jalan-Jalan Kecil


Kali ini kau masih terdiam dibawah gerimis

sesekali mengeringkan ujung rambutmu yang basah

kebimbangan menggantung diwajahmu

dilema,lebih tepatnya disebut

menentukan jalan mana akan kau tempuh

kau masih terdiam dipersimpangan itu

setelah sekian lama kau berlalu

meninggalkan rumah kecil dihatiku


rumah sederhana dengan dua kamar tidur

dan sebuah teras yang lumayan nyaman

disekelilingnya ditumbuhi pohon bonsai

dan bunga mawar dengan tujuh warna

yang dibelakangnya terdapat danau,

dimana ikan-ikan biasa bermain

dengan bocah yang masih belum punya nama


aku masih duduk dengan rokok dan segelas kopi

kali ini aku tak mendekatimu sedikitpun

bahkan enggan untuk sekedar menyapa

karena aku yakin kau sudah dewasa

dan tau kemana akan kau tapakkan langkahmu


namun sungguh sedikitpun aku tak menghalangimu

jika kelak kau putuskan membalik arah dan menapaki lagi

jalan-jalan kecil menuju rumahmu dihatiku


Agustus 2011

0 komentar:

Posting Komentar

 
;