Jumat, 29 April 2011

Diiringi Bulan (Seperti Jalan Ke Joben)

salam rindu pada daun,, aku mengadu
teriakkan pada langit hitam, terus kucari
untaian kata terniang melalui angin
seperti jalan setapak kehatinya
selalu, selalu diiringi bulan

kemana kaki dan hati berpijak
genggaman tangannya menarik erat
kembali, dan kau jangan tersesat
seperti malam memberi naungan
selalu, selalu diiringi bulan

semoga bulan mengisyaratkan ke hati
sehingga ku dapat berkata
aku pergi dan tak akan kembali
mencoba melawan dan mengakhiri

Labuhan Haji, April 2011

0 komentar:

Posting Komentar

 
;